Akan segala yang tak ingin kulihat dan kuharap tak terjadi.
Akan kasih sayang tak berbalas yang tak sanggup kucerna.
Akan sakit penyakit yang tak dapat kucegah datangnya.
Akan malam yang tampaknya tak kunjung berakhir.
Akan jalinan peristiwa yang buatku berfikir.
Kapankah semua ini bermula?
Akan orang-orang yang tidak peduli.
Tidak peduli selain kepada dirinya sendiri.
Tapi terlebih lagi, aku takut akan bara yang kupendam.
Yang tak kukira selama ini kumiliki.
Yang tiba-tiba menyeruak ingin menonjolkan diri ke permukaan.
Permukaan yang selama ini tenang tanpa riak.
Lalu aku menjadi sedih.
Dan berfikir, mengapa semua manusia harus lahir dengan cadangan amarah?
Si lebah diberikan sengat untuk mempertahankan diri, tapi aku ingin menjadi kupu-kupu.
Dengan hidupnya yang tenang. Damai. Tanpa ada permusuhan.
Akankah kita sampai pada kehidupan yang seperti itu, hai manusia?


No comments:
Post a Comment